Select Page

Apa sih Firebase itu ?? Apa saja fungsinya

Hello kocerners, sekarang Kocer akan membahas tentang Firebase, sebenarnya apa itu Firebase, terus kenapa sih kita harus menggunakan firebase.

 

Apa itu Firebase ??

Firebase sendiri merupakan layanan database yang dimiliki google yang dapat mempermudah pekerjaan Mobile Apps Developer. Maka dari itu tidak aneh jika sekarang Firebase banyak digunakan, karena memang banyak fitur menarik yang disediakan, ini nih beberapa fitur menariknya yaitu :

 

1. Analytics

Fitur Analytics merupakan salah satu fitur pada Firebase yang digunakan untuk keperluan koleksi data dan reporting untuk aplikasi Android / iOS. Koleksi data yang bisa digunakan pun bervariasi. Salah satu contohnya adalah kita dapat membuat report untuk pengguna aplikasi di negara Indonesia saja, atau mungkin negara amerika saja, dll.

Kita juga bisa melihat bagian mana dari aplikasi kita yang paling sering digunakan user . Yang menarik dari fitur ini adalah kita bisa membuat segmentasi user berdasarkan user attribute. User attribute ini merupakan parameter yang bisa kita gunakan sebagai filter untuk reporting dan notifikasi. Contoh simpelnya ada pada aplikasi online shop. Dengan user attribute, kita bisa tahu berapa jumlah user yang membeli Laptop merk ‘A’,  kita bahkan bisa mencari tahu pada jam berapa transaksi yang dilakukan user sering terjadi.

 

2. Cloud Messaging and Notifications

Dengan FCM kita bisa memberikan push notification dan membuat komunikasi dua arah antara device. Teknologi yang digunakan ada 2 yaitu XMPP (Extensible Messaging and Presence Protocol) dan HTTP (Hypertext Transfer Protocol). Untuk XMPP kita harus membangun server XMPP terlebih dahulu, sedangkan untuk HTTP kita bisa menggunakan console yang disediakan oleh Firebase. Kita juga bisa mengatur push notification yang ingin kita kirim.

 

3. Firebase Remote Config

Remote Config adalah fitur yang memberi kita akses untuk melakukan perubahan konfigurasi di dalam aplikasi Android / iOS, tanpa harus melakukan update aplikasi di Play Store / App Store. Cara kerjanya adalah aplikasi terlebih dahulu menyimpan file XML yang berisi parameter yang nilainya akan bisa diubah melalui console Firebase. Kemudian objek firebase di aplikasi akan melakukan request data dari server, kemudian mengambil data-data tersebut. Tapi hati-hati karena Google memberikan catatan bahwa kita tidak boleh menggunakan Remote Config untuk melakukan perubahan yang penting, seperti mengubah permission yang dibutuhkan oleh aplikasi.

 

4. Crash Reporting

Layangan yang digunakan untuk keperluan merekam setiap exception yang terjadi pada aplikasi itulah Crash Reporting . Report yang diberikan lumayan detail. Crash reporting dibagi menjadi dua bagian :

  • Non Fatal exception, untuk exception yang tidak berdampak fatal.
  • Fatal exception, untuk exception yang fatal (aplikasi crash).

 

5. Real Time Database

Nah ini nih fitur yang sering menjadi alasan kenapa banyak yang menggunakan firebase. Fitur Real Time memungkinkan aplikasi yang kita kembangkan bisa diakses secara langsung oleh pengguna. Bahkan hebatnya lagi aplikasi jadi bisa menyimpan data secara lokal ketika tidak ada akses internet, kemudian melakukan sync data segera setelah mendapatkan akses internet. Contoh penggunaannya terdapat pada aplikasi seperti WhatsApp, Line. Ketika teman kita mengirimkan pesan, pada saat itu juga kita mendapat notifikasi dan pesan. Secara umum, jika ada input data, maka outputnya akan langsung muncul dihadapan kita.

 

Gimana hebatkan, sebenarnya masih ada beberapa fitur-fitur lain yang disediakan Firebase tapi kocer jelaskan segitu saja yaa. Mungkin dilain kesempatan kocer bakal ngasih tutorial tentang menggunakan Firebase .

 

Terima Kasih telah membaca

 

About The Author

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Click For Donate